Call Center Dufan

Call Center Dufan – Sepertinya, hampir seluruh masyarakat Indonesia tahu tentang Dunia Fantasi (Dufan). Sebelum main ke theme park ini, yuk kita lihat sejarah dan perkembangan Dufan!

dufan

Dufan di Era 80-an


Pemerintah Jakarta mencanangkan kawasan Ancol sebagai kawasan wisata terpadu sejak tahun 1966. Namun, pembangunan Dufan baru dimulai awal tahun 1980. Pada saat itu, tim promosi Ancol menugaskan beberapa arsitek dan ilustrator untuk mendesain sebuah taman rekreasi dari sudut pandang tampak atas. Hasil ilustrasi ini kemudian dibuat maket dan dipresentasikan di balai kota Jakarta. Dengan persetujuan Gubernur, proyek pembangunan Dunia Fantasi inipun dimulai.

Dua wahana pertama yang dibangun di Dufan adalah Istana Boneka dan Balada Kera. Semua orang yang terlibat dalam proses kreatif pembuatan wahana ini adalah orang Indonesia. Seniman, arsitek, desainer, kostum, pemahat, tim listrik, dan tim lainnya bekerja sama di Bengkel Dunia Fantasi untuk menciptakan wahana dengan informasi yang saat itu sangat terbatas. Untuk menciptakan wahana yang canggih, beberapa seniman bahkan belajar membuat animatronics ke Amerika agar bonekanya bisa bergerak dan tampak hidup.

Dengan bekal ilmu ini, dibawalah satu prototipe kera animatronics ke Indonesia sebagai contoh untuk membuat 23 boneka kera lainnya oleh seniman-seniman Indonesia. Untuk mendukung suasana di teater animatronik ini, pengelola mengadakan lomba untuk membuat aransemen lagu di Istana Boneka dan Balada Kera.

Salah satu yang mengikuti lomba ini adalah Ibu Sud yang mengarang lagu ‘naik-naik ke puncak gunung’ dan ‘naik delman’ yang populer di kalangan anak-anak. Namun, yang memenangkan lomba ini adalah lagu ‘Harapan Suci’ karya A. Teddy Darmanto yang diaransemen ulang oleh Sudharnoto (pencipta lagu Garuda Pancasila) yang bisa kita dengarkan hingga saat ini di Istana Boneka.

Satu tahun menjelang pembukaan Dufan di tahun 1985, wahana lain didatangkan dari berbagai negara. Dufan mendatangkan 2 wahana dari Jerman (Kora-kora & Bianglala), 3 wahana dari Italia (Ubangga, Bakutoki, Gajah Bledug), dan 5 wahana dari Amerika (Turangga-Ranga, Alap-Alap, Niagara-gara, Ombang-Ambing, Pontang-Panting).


Dufan di Era 90-an


Wahana permainan dan kawasan Dufan berkembang dengan pesat. Teater Animatronik yang awalnya hanya Istana Boneka berkembang menjadi teater animatronik Pelopor (1990) dan Sarcos (1997). Wahana permainan pun ditambah, di antaranya Rajawali dan Burung Tempur (1998).

Anda yang pernah mengunjungi Dufan di era 90-an pasti mengenal wahana Puri Misteri (1992) dan Legenda Masa Depan Rama Shita (1999). Dufan pun mengadakan parade saat akhir pekan atau libur nasional baik di siang dan malam hari.

Dufan di Tahun 2000-An Hingga Saat Ini


Mulai tahun 2000-an, Dufan mengimpor permainan-permainan yang mengasyikkan dan memacu adrenalin pengunjung seperti Kicir-Kicir (2002) dan Tornado (2007). Teater Balada Kera pun ditutup kemudian diganti dengan Kalila Adventure (2011).

Meskipun sudah berdiri selama 32 tahun di Indonesia, Dufan terus menawarkan berbagai wahana permainan yang menyenangkan untuk keluarga. Selain yang disebutkan di atas, ada wahana lainnya yaitu Hello Kity Adventure, Treasureland Temple, Rumah Miring, Poci-poci, Baku Toki, Panic House, Ice Age Arctic Adventure, dan Arung Jeram. Di malam hari terdapat parade Fantastique dan Fantasy Light Magic.

Jadwal Operasi Dunia Fantasi Ancol


Senin – Jumat: 10:00 WIB – 18:00 WIB

Sabtu – Minggu: 10:00 WIB – 20:00 WIB

Call Center Dufan


Bila Anda membutuhkan bantuan dan ingin berbicara langsung dengan customer support Dufan, Anda dapat menelpon call center Dufan lewat nomor berikut:

  • Call Center Dufan
    021 – 29 222 222
  • Email Customer Care
    customercare@ancol.com

Alamat Kantor:

PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk

Ecovention Building

Jl. Lodan Timur No. 7, Ancol

Jakarta Utara – Indonesia

Telp: 021 – 29222222

Tulis Tanggapan