Call Center JCO

Call Center JCO – Bagi penggemar kafe modern, pasti akrab dengan produk dari J.CO Donuts and Coffee. Sejak kehadirannya di tahun 2005, produk donat kentang ini berhasil menyedot perhatian banyak orang. Gerainya selalu ramai dikunjungi. Awalnya, banyak orang mengira produk ini merupakan waralaba dari luar negeri. Namun siapa sangka, ternyata pemiliknya merupakan orang asli Indonesia.

jco-indonesia

Perjalanan Bisnis JCO Donuts & Coffee


Johnny Andrean adalah tangan dingin dibalik suksesnya waralaba kafe ini. Sebelum ini,  ia lebih dulu terkenal sebagai penata rambut dan pemilik salon terkemuka. Profesi tersebut menuntutnya harus sering melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Selain untuk kebutuhan bisnis, ia juga gemar melakukan wisata kuliner.

Melihat potensi keuntungannya, ia tertarik menjajal bisnis makanan. Pada tahun 2003, Johnny menjalin kerja sama dengan waralaba asal Singapura, Breadtalk. Ternyata setelah hadir di Indonesia, produk tersebut mendapat respons yang bagus.

Saat menyambangi Amerika, ia pun gemar mencicipi donat. Dari situlah, muncul ide untuk kembali menjalin kerja sama dengan salah satu waralaba donat favoritnya. Namun sayang, impian Johnny tak berjalan mulus layaknya kerjasama dengan Breadtalk. Ia tak bisa menghadirkan waralaba tersebut di Indonesia karena terbatasnya varian produk yang dihasilkan dan proses pemantauan kualitas.

Gigih dengan mewujudkan impiannya, ia memutuskan untuk mengembangkan bisnis waralaba donat secara mandiri. Karena berjalan independen, inovasi produk dari J.CO Donuts and Coffee membutuhkan kurang lebih 3 tahun sebelum diperkenalkan kepada masyarakat.


Persiapan dilakukan benar-benar matang. Mulai dari membuat panduan standar dan prosedur produksi, operasional bisnis hingga uji coba produk ke masyarakat dilakukan secara berkala. Johnny bahkan mendatangkan koki mancanegera yang ahli membuat donat dan barista handal untuk mengembangkan rasa donat dan kopi yang cocok di lidah orang Indonesia.

Selain varian rasa produk yang berbeda dari gerai donat asal Amerika yang lebih dahulu ada, Dunkin Donuts, J.CO juga hadir dengan konsep dapur terbuka. Konsumen dapat melihat langsung bagaimana proses pembuatan donat. Untuk menjaga kualitas, mesin untuk produksi sebagian besar didatangkan dari Amerika, begitu juga beberapa bahan  pembuatan donat dan kopi.

Pembukaan Gerai Pertama JCO


J.CO membuka gerai pertamanya di kawasan Supermal Karawaci Tangerang pada 26 Juni 2005. Ternyata konsep baru ini berhasil menarik antusias masyarakat setempat. Genap tiga tahun setelah diperkenalkan ke masyarakat, jumlah gerainya bahkan mencapai 95 buah. Rata-rata jumlah outletnya bertambah dua kali lipat setiap tahunnya. Bahkan pada tahun 2007, manajemen J.CO melakukan ekspansi ke beberapa negara Asia seperti Singapura, Cina dan Malaysia.

J.CO terus berinovasi dengan produk yang dikeluarkannya. Salah satu strategi penjualan adalah dengan membuat nama produk yang unik dan mudah diingat. Misalnya donat Tira Miss U, Da Vin Cheez, dan Mona Piza. Brand ternama ini juga mulai  menjual produk baru seperti minuman cokelat serta yogurt.

Kehadiran J.CO tentu memberi sumbangsih yang baik terutama bagi penyerapan tenaga kerja lokal serta bertambahnya retribusi daerah. Semoga apa yang dilakukan Johnny Andrean memberikan motivasi bagi Anda yang barus merintis bisnis agar tak lelah berusaha mewujudkan impian.

Call Center JCO Delivery


Anda yang ingin memesan JCO, dapat menelpon ke call center JCO melalui nomor telepon berikut:

Tulis Tanggapan