Call Center Domino Pizza

Call Center Domino Pizza – Di Amerika, konsumsi pizza per tahun mencapai 3 milyar unit, melebihi negara penciptanya, Italia. Tak heran, mulai dari kedai pizza homemade hingga gerai pizza yang mendunia ada di Amerika. Melihat kecintaan orang Amerika terhadap pizza, Tom dan James Monaghan membeli sebuah gerai pizza di Michigan Amerika Serikat dengan nama DomiNick’s.

domino-pizza

Saat itu, usia Monaghan bersaudara masih sangat belia, tepatnya 23 tahun. Saat itu, mereka sangat kekurangan modal sampai James harus tetap bekerja paruh waktu sebagai tukang pos dan menjual sahamnya untuk membeli sebuah mobil tua untuk mengantarkan pizza. Menjelang setahun, James memutuskan untuk melepaskan bisnis ini kepada Tom.

Pizza Pinggir Jalan yang Berkembang Pesat dengan Franchise


Selama 5 tahun, bisnis yang dipegang Tom Monaghan berkembang cepat hingga ia bisa membuka gerai lainnya di kota yang sama. Pemilik asli DomiNick’s pizza meminta Tom untuk menggunakan nama lain untuk 2 gerai pizza barunya. Maka Tom pun mengubah namanya menjadi Domino’s Pizza. Hanya dalam kurun waktu 2 tahun, Tom mewaralabakan gerai pizzanya dan membuka lebih banyak toko di kota-kota lain di sekitar Amerika.

Keputusan Tom untuk mewaralabakan Domino’s pizza menyebabkan ekspansi besar-besaran Domino’s Pizza. Pada tahun 1978, Domino’s sudah memiliki 200 gerai dan berkembang lima kali lipat di Amerika dan internasional hanya dalam kurun waktu 5 tahun.


Domino’s Pizza di Indonesia


Mulai 2008, hampir sebagai besar menu Domino’s diperbarui dan berbasis online ordering. Pada tahun itu pula, PT. Mitra Adi Perkasa (PT. MAP) membeli sistem franchise Domino’s dan membuka gerai pertamanya di Pondok Indah Indonesia. PT. MAP terkenal atas penguasaan lisensi dagang di Indonesia untuk merek waralaba internasional papan atas, seperti Starbucks, Burger King, SOGO, Calvin Klein, ZARA, Salvatore Ferragamo, dan lain sebagainya.

Kepemilikan penuh PT. MAP atas saham Domino’s hanya dipegang selama 7 tahun sebab sekitar 51% sahamnya dibeli oleh Everstone Capital, sebuah perusahaan investasi yang bermarkas di negara Asia Tenggara, Afrika, dan London.

Dibandingkan pesaingnya yang lebih dulu akrab di lidah orang Indonesia, Domino’s punya trik tersendiri untuk memperkenalkan produknya. Pizza Domino’s dibuat hand-tossed, bahan-bahannya segar, dan cukup telepon saja jika ingin pesan. Mereka memiliki teknologi khusus pada kardus pengantarannya sehingga pizza tetap hangat layaknya saat baru keluar dari oven. Mereka juga telah melakukan diversifikasi, dari menu pizza saja dan berkembang ke menu side-dishes dan snack. Domino’s mengklaim bahwa pizza dan produk lainnya aman bagi kesehatan.

Domino’s memiliki 120 outlet berbasis dine in/delivery yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Serang. Namun, karena orang Indonesia terbiasa makan pizza di tempat, beberapa outlet Domino’s menyediakan kursi untuk makan di restoran pizza tersebut.

Call Center Domino Pizza


Untuk melakukan pemesanan Domino Pizza sekarang semakin mudah. Bisa dengan order online melalui website resmi Domino Pizza atau dengan menelpon ke call center Domino Pizza. Berikut ini nomor call center Domino Pizza dan link untuk melakukan online ordering:

Tulis Tanggapan