Call Center Bank DKI

Call Center Bank DKI – PT. Bank DKI adalah bank daerah milik pemerintah provinsi DKI Jakarta. Bank DKI pertama kali didirikan pada tahun 1961 dengan nama PT. Bank Pembangunan Daerah Djakarta Raya (PT. BPD Jaya). Bank DKI telah beberapa kali mengalami pergantian nama dan status perusahaan dikarenakan adanya perubahan regulasi.

Per tahun 2017, komposisi kepemilikan saham PT. Bank DKI dimiliki 99.97% oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 0.03% oleh PD. Pasar Jaya.

bank-dki

Tentang Bank DKI


Berdiri tahun 1961 dengan nama PT. BPD Jaya, perseroan melakukan perubahan nama yang pertama kalinya setelah 17 tahun berdiri. Tepatnya pada tahun 1978, PT. BPD Jaya mengalami perubahan nama menjadi PD. BPD Jaya. Bentuk badan hukum yang sebelumnya Perseroan Terbatas diganti menjadi Perusahaan Dagang. Perubahan ini didasari oleh Peraturan Daerah DKI Jakarta No. 6 Tahun 1978.

Pada tahun 1989, PD. BPD Jaya melakukan penerbitan obligasi pertama sebesar 25 miliar rupiah. Tiga tahun setelahnya, pada 1992, perusahaan mendapatkan izin sebagai bank devisa.

Di tahun 1993, PD. BPD Jaya kembali menerbitkan obligasi yang kedua sebesar 75 miliar rupiah. Di tahun yang sama, perusahaan juga kembali melakukan pergantian nama menjadi Bank DKI.

Di tahun-tahun berikutnya, Bank DKI mengalami perkembangan yang pesat. Obligasi ke 3 diterbitkan sebesar 500 miliar rupiah pada tahun 1997. Tidak lama setelah itu, pada tahun 1999, bentuk badan hukum perusahaan dirubah dari Perusahaan Dagang sekarang menjadi Perseroan Terbatas. Modal dasar perusahaan juga ditingkatkan menjadi 700 miliar rupiah.


Layanan Bank DKI


Bank DKI memberikan layanan seperti bank pada umumnya. Bank DKI menawarkan produk tabungan, pinjaman, investasi, forex, pertukaran valas, pembayaran pajak, dan lain sebagainya.

Untuk nasabah yang ingin menabung, tersedia berbagai bentuk tabungan yang memiliki manfaat yang berbeda-beda, yaitu: Tabungan Monas, Tabungan Simpeda, TabunganKU, Giro, dan Deposito.

Untuk nasabah yang ingin melakukan pinjaman, tersedia kredit mikro dan komersial. Kredit mikro diperuntukkan untuk para pengusaha mikro dan kecil. Plafon pinjaman tersedia dari limit 25 juta sampai 500 juta. Kredit komersial diperuntukkan untuk pengusaha besar yang membutuhkan bantuan tambahan modal kerja atau investasi.

Perkembangan Bank DKI


Dari tahun ke tahun, Bank DKI selalu mengalami peningkatan jumlah aset. Pada tahun 2012, jumlah total aset perusahaan mencapai 26 triliun rupiah. Pada tahun 2016, total aset perusahaan meningkat signifikan menjadi 40 triliun rupiah.

Selain itu, Bank DKI juga patut dibanggakan akan kinerja dan transparansinya. Sejak tahun 2012 – 2016, Bank DKI selalu mendapatkan hasil audit Wajar Tanpa Pengecualian, yang berarti bahwa perusahaan telah menyajikan laporan keuangan yang baik dan sesuai standar yang berlaku.

Call Center Bank DKI


Sebagai bentuk upaya untuk memberi layanan yang terbaik bagi semua nasabah, Bank DKI menyediakan fasilitas call center yang beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, non-stop. Nasabah dapat melakukan pengecekan saldo, transaksi terkini, alamat kantor cabang, pemblokiran kartu ATM yang hilang, dan menyampaikan saran atau keluhan.

Alamat Kantor:

PT. Bank DKI

Gedung Prasada Sasana Karya

Jl. Suryopranoto No. 8

Jakarta – Indonesia

Telp: 021 – 80655555

Fax: 021 – 80655500

3
Tulis Tanggapan

Terbaru Terlama Terpopuler
YOGI SETIAWAN

kenapah ditelpon tidak bisa ??
KENAPAH ???

Rusmanawijaya

KLau memang saya kena pinalti brapa saya harus membayar,,cicilan saya 1 bln 1,5jt

Rusmanawijaya

Selamat siang mohon maaf saya ingin bertanya,saya kan dapat pinjaman 10jt dari bank dki tapi baru berjalan 5bln,saya ingin melunasi sisanya 5bln,apakah saya kena pinalti